Skip to main content

Elharamain Wisata

Umroh Sesuai Sunnah, Ciri Amalan dan Cara Memilih Travelnya

Umroh Sesuai Sunnah, Ciri Amalan dan Cara Memilih Travelnya

Umroh sesuai sunnah adalah umroh yang rukunnya sama dengan umroh pada umumnya, tetapi dikerjakan dengan tata cara yang dicontohkan Rasulullah, dari ihram di miqat sampai mencukur rambut. Bedanya bukan pada jenis umrohnya, melainkan pada cara beribadah dan bimbingan yang memastikan amalan sunnah dikerjakan tanpa menambah ritual yang tidak berdasar.

Berikut amalan sunnah dalam umroh menurut buku Tuntunan Manasik Haji dan Umrah terbitan Kementerian Agama, hal yang perlu dihindari, dan cara memilih travel umroh sunnah yang benar-benar memberi ruang untuk beribadah.

Rukun Umroh Tetap Sama

Label “sunnah” tidak mengubah rukun. Menurut NU Online yang merujuk kitab I’anatut Thalibin, rukun umroh ada lima: ihram, tawaf, sa’i, mencukur atau memendekkan rambut, dan tertib. Siapa pun yang meninggalkan salah satunya, umrohnya tidak sah. Adapun larangan yang harus dijaga selama berihram dibahas di artikel larangan ihram umroh.

Jadi ketika sebuah travel menyebut programnya “sesuai sunnah”, yang perlu ditanyakan adalah bagaimana amalan sunnah di dalam rukun tersebut dibimbing.

Jamaah umroh duduk berjajar di pelataran Masjidil Haram pada malam hari dengan lampu tiang menyala

Amalan Sunnah dalam Umroh

Saat berihram

  • Mandi, memotong kuku, merapikan rambut dan bulu badan, lalu memakai wewangian pada tubuh sebelum berniat ihram.
  • Memakai kain ihram berwarna putih. Jamaah laki-laki memakai dua helai kain: satu disarungkan dan satu diselendangkan.
  • Membaca talbiyah sejak niat ihram di miqat sampai hendak memulai tawaf.

Saat tawaf

  • Idhthiba bagi laki-laki, yaitu meletakkan bagian tengah kain selendang di bawah bahu kanan dan kedua ujungnya di atas bahu kiri sehingga bahu kanan terbuka. Idhthiba dilakukan pada seluruh putaran tawaf.
  • Raml bagi laki-laki, yaitu berjalan cepat (bukan berlari) pada putaran pertama sampai ketiga, lalu berjalan biasa pada putaran berikutnya.
  • Menyentuh dan mencium Hajar Aswad bila memungkinkan, tanpa menyakiti orang lain. Bila tidak memungkinkan, cukup memberi isyarat dengan tangan ke arah Hajar Aswad lalu mengecup tangan.
  • Shalat dua rakaat setelah tawaf di belakang Maqam Ibrahim, mengamalkan perintah dalam QS Al-Baqarah ayat 125. Jika tempatnya penuh, shalat bisa dikerjakan di area Masjidil Haram mana pun.
  • Berdoa di Multazam, lalu minum air zamzam setelah shalat sunnah tawaf.

Selama tawaf, jamaah disunahkan berdzikir, berdoa, atau membaca Al-Qur’an dengan suara lirih agar khusyuk dan tidak mengganggu jamaah lain. Di antara Rukun Yamani dan Hajar Aswad disunahkan membaca doa Rabbana atina fid dunya hasanah wa fil akhirati hasanah wa qina ‘adzaban nar (QS Al-Baqarah ayat 201). Penjelasan langkah tawaf yang lebih rinci ada di artikel tata cara tawaf umroh.

Jamaah umroh wanita Elharamain Wisata duduk di karpet masjid di depan deretan wadah air zamzam

Saat sa’i dan tahallul

  • Sa’i dimulai dari Bukit Shafa dan diakhiri di Marwah. Ketentuan ini termasuk syarat sa’i, bukan sekadar sunnah. Shafa dan Marwah disebut sebagai bagian dari syiar Allah dalam QS Al-Baqarah ayat 158.
  • Menghadap kiblat sambil berdzikir dan berdoa di atas Shafa, serta berdzikir dan berdoa setiap kali tiba di Shafa dan Marwah.
  • Bagi laki-laki, berlari-lari kecil di sepanjang tanda lampu hijau. Perempuan cukup berjalan biasa.
  • Bagi laki-laki, memotong rambut atau mencukur gundul. Dalam hadits riwayat Bukhari, Rasulullah mendoakan rahmat dan ampunan tiga kali bagi yang mencukur gundul dan sekali bagi yang memendekkan. Perempuan cukup memotong ujung rambut minimal tiga helai.

Hal yang Perlu Dihindari

  • Berdesakan di sekitar Hajar Aswad, apalagi antara laki-laki dan perempuan, dengan mengabaikan keselamatan diri dan orang lain. Buku tuntunan manasik Kemenag menyebut perbuatan ini haram, sedangkan memberi isyarat dengan tangan sudah mencukupi.
  • Membuka bahu kanan (idhthiba) di luar tawaf. Di luar tawaf, kain atas diselendangkan menutup kedua bahu.
  • Menganggap bacaan doa tertentu sebagai kewajiban di setiap putaran, padahal berdzikir dan berdoa selama tawaf hukumnya sunnah.
  • Menghalangi atau mendahului jamaah lain saat tempat tawaf padat. Jamaah diminta bersabar dan mengendalikan diri.
Dua jamaah umroh wanita Elharamain Wisata bertopi lebar berfoto di pelataran Ka'bah Masjidil Haram

Cara Memilih Travel Umroh Sunnah

  1. Pastikan izinnya resmi. Cek izin PPIU travel melalui aplikasi SatuHaji dari Kementerian Haji dan Umrah sebelum membayar, lewat menu Layanan, lalu Umrah & Haji Khusus, lalu Penyelenggara Umrah (PPIU) (panduan Kompas TV).
  2. Kenali pembimbingnya. Tanyakan nama, latar belakang keilmuan, dan rujukan yang dipakai saat membimbing manasik.
  3. Lihat isi manasiknya. Manasik yang baik membedakan rukun, wajib, dan sunnah, serta menjelaskan apa yang boleh ditinggalkan saat kondisi tidak memungkinkan.
  4. Periksa jadwalnya. Program yang memberi waktu shalat berjamaah di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi lebih mendukung ibadah daripada jadwal yang padat belanja.
  5. Cek transparansi biaya. Harga, hotel, dan rekening pembayaran tertulis jelas di brosur atas nama perusahaan.

Bimbingan Ibadah di Elharamain Wisata

Brosur paket umroh Elharamain Wisata Ramadhan 1448 H dan Syawal 2027 mencantumkan program ibadah yang dibimbing secara intensif dan sesuai sunnah. Fasilitasnya antara lain fasilitasi umroh hingga tiga kali dengan Audio Hajj, program tahajjud bersama, dan kajian. Gambaran kegiatannya bisa dibaca di artikel program tahajjud dan kajian umroh, sedangkan daftar asatidz pembimbingnya ada di artikel pembimbing umroh Elharamain Wisata.

Untuk pilihan jadwal Ramadhan 2027, lihat halaman paket umroh Ramadhan, atau konsultasikan program yang paling sesuai melalui WhatsApp 0812-8729-2422.

Tanya Jawab Umroh Sesuai Sunnah

Apa bedanya umroh sunnah dan umroh biasa?

Rukunnya sama. Perbedaannya ada pada bimbingan: umroh sesuai sunnah menekankan tata cara yang dicontohkan Nabi dan menghindari amalan yang tidak berdasar.

Apakah idhthiba dan raml berlaku untuk perempuan?

Tidak. Keduanya sunnah khusus laki-laki. Idhthiba dilakukan selama tawaf, sedangkan raml pada tiga putaran pertama.

Apakah wajib membaca doa khusus di setiap putaran tawaf?

Tidak wajib. Berdzikir dan berdoa selama tawaf hukumnya sunnah. Jamaah boleh membaca doa dari buku panduan, berdzikir, atau membaca Al-Qur’an.

Bagaimana cara memastikan travel umroh sunnah itu resmi?

Periksa izin PPIU di aplikasi SatuHaji, lalu tanyakan pembimbing, isi manasik, dan rekening pembayaran atas nama perusahaan.

Rujukan: Kementerian Agama RI, Tuntunan Manasik Haji dan Umrah (2024); NU Online, “5 Rukun Umrah yang Tidak Boleh Ditinggalkan” (merujuk I’anatut Thalibin); Al-Qur’an Kemenag, QS Al-Baqarah 125 dan 158; hadits riwayat Bukhari tentang doa bagi yang mencukur rambut; Kompas TV, “Cara Cek Travel Umrah Resmi di Aplikasi SatuHaji Kemenhaj” (2 Juli 2026); brosur paket umroh Elharamain Wisata Ramadhan 1448 H dan Syawal 2027.

Ingin Umroh dengan Bimbingan Sesuai Sunnah?

Tanyakan program, pembimbing, dan jadwal umroh 2027 kepada admin Elharamain Wisata.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *