Lafal niat umroh adalah nawaitul ‘umrata wa ahramtu bihâ lillâhi ta’âlâ, yang artinya “Aku niat melaksanakan umroh dan berihram karena Allah ta’ala.” Niat ini diucapkan saat memulai ihram di miqat. Tempat niat yang sebenarnya adalah hati, sedangkan melafalkannya hukumnya sunnah untuk memantapkan niat.
Niat ihram termasuk rukun umroh, sehingga umroh tidak sah tanpanya. Berikut bacaan lengkapnya beserta waktu, tempat, dan lafal untuk umroh atas nama orang lain.

Bacaan Niat Umroh Arab, Latin, dan Artinya
Lafal berikut dicantumkan NU Online dalam rubrik doa haji dan umrah.
نَوَيْتُ الْعُمْرَةَ وَأَحْرَمْتُ بِهَا لِلّٰهِ تَعَالَى
Latin: Nawaitul ‘umrata wa ahramtu bihâ lillâhi ta’âlâ.
Artinya: “Aku niat melaksanakan umroh dan berihram karena Allah ta’ala.”
NU Online juga mencantumkan lafal niat untuk haji dan untuk haji sekaligus umroh (haji qiran). Ketiganya dirangkum dalam tabel berikut agar tidak tertukar.
| Jenis niat | Lafal latin | Arti |
|---|---|---|
| Umroh | Nawaitul ‘umrata wa ahramtu bihâ lillâhi ta’âlâ | Aku niat umroh dan berihram karena Allah ta’ala |
| Haji | Nawaitul hajja wa ahramtu bihî lillâhi ta’âlâ | Aku niat haji dan berihram karena Allah ta’ala |
| Haji dan umroh (qiran) | Nawaitul hajja wal ‘umrata wa ahramtu bihimâ lillâhi ta’âlâ | Aku niat haji sekaligus umroh dan berihram karena Allah ta’ala |
Niat di Hati, Lafal Hukumnya Sunnah
NU Online mengutip Imam An-Nawawi dalam Al-Majmu’ Syarh Al-Muhadzdzab: ihram adalah niat dalam hati untuk melaksanakan haji atau umroh. Orang yang hanya berniat dalam hati tetap sah ihramnya. Sebaliknya, orang yang hanya melafalkan niat dengan lisan tanpa niat di hati tidak sah ihramnya.
Melafalkan niat tetap disunnahkan karena membantu memantapkan niat di hati. Bentuk paling sempurna adalah niat yang diiringi bacaan talbiyah. Lafal talbiyah dan waktu membacanya bisa dipelajari di artikel bacaan talbiyah umroh.
Kapan dan di Mana Niat Umroh Dibaca?
Salah satu wajib umroh adalah berihram dari miqat. Artinya, niat umroh dibaca ketika jamaah memulai ihram di miqat, bukan di depan Ka’bah. Setelah niat, larangan ihram mulai berlaku sampai tahallul.
Niat umroh di Bir Ali bagi jamaah dari Madinah
Jamaah yang berangkat dari Madinah menuju Makkah mengambil miqat di Dzulhulaifah atau Bir Ali. NU Online Jabar menjelaskan bahwa di Bir Ali jamaah melaksanakan shalat sunnah ihram dua rakaat, lalu berniat umroh dalam hati dan melafalkannya. Jamaah perempuan yang sedang haid dan jamaah yang sakit dapat berniat dari dalam bus.
Sebagian paket umroh Elharamain memakai rute mendarat di Madinah lebih dulu, misalnya paket umroh Saudia landing Madinah. Perbandingan kedua urutan perjalanan dibahas di artikel umroh Madinah first atau Makkah first.
Niat umroh di pesawat
Bagi jamaah yang terbang langsung ke Jeddah, miqat dilewati ketika pesawat masih di udara. Munas Alim Ulama NU di Kaliurang pada 1981 memutuskan bahwa jamaah haji Indonesia yang langsung menuju Makkah hendaknya berniat ihram saat pesawat memasuki daerah Qarnul Manazil atau Yalamlam. Untuk memudahkan, jamaah dianjurkan memakai pakaian ihram sejak bandara di Indonesia tanpa niat dahulu, lalu berniat ketika pesawat memasuki miqat. Keputusan yang sama juga membolehkan niat dari Indonesia.
Persiapan teknis berihram di udara, mulai dari kapan memakai kain ihram sampai pengumuman miqat di kabin, dibahas lebih rinci dalam panduan ihram di pesawat.

Niat Badal Umroh untuk Orang Lain
Badal umroh adalah umroh yang dikerjakan atas nama orang lain. NU Online mencantumkan dua bentuk lafal dengan rujukan Busyral Karim karya Syekh Sa’id bin Muhammad Ba’asyin. Kata fulân diganti dengan nama orang yang dibadalkan.
نَوَيْتُ الْعُمْرَةَ عَنْ فُلَانٍ وَأَحْرَمْتُ بِهَا لِلّٰهِ تَعَالَى
Latin: Nawaitul ‘umrata ‘an fulân wa ahramtu bihâ lillâhi ta’âlâ.
Artinya: “Aku niat umroh untuk si fulan dan berihram karena Allah ta’ala.”
Bentuk kedua meletakkan frasa ‘an fulân di akhir: Nawaitul ‘umrata wa ahramtu bihâ lillâhi ta’âlâ ‘an fulân. Seperti niat untuk diri sendiri, niat badal juga harus hadir di dalam hati.
Niat Umroh bagi Wanita Haid
Haid dan nifas tidak menghalangi niat ihram. NU Online menjelaskan bahwa niat ihram tidak disyaratkan dalam keadaan suci, dan perempuan haid tetap disunnahkan mandi ihram. Amalan yang mensyaratkan suci adalah tawaf, sehingga tawaf ditunda sampai suci. Langkah selengkapnya ada di artikel haid saat umroh.

Tanya Jawab Seputar Niat Umroh
Apakah niat umroh harus dilafalkan?
Tidak harus. Niat cukup di dalam hati dan ihramnya sah. Melafalkan niat hukumnya sunnah karena membantu memantapkan niat di hati.
Bolehkah niat umroh dibaca di pesawat?
Boleh. Munas Alim Ulama NU 1981 memutuskan niat ihram dilakukan saat pesawat memasuki daerah miqat Qarnul Manazil atau Yalamlam bagi jamaah yang langsung menuju Makkah.
Apakah niat umroh perempuan berbeda dengan laki-laki?
Lafal niatnya sama. Perbedaan antara jamaah laki-laki dan perempuan ada pada ketentuan pakaian ihram, bukan pada lafal niat.
Bolehkah jamaah lansia berniat dari dalam bus di Bir Ali?
Boleh. NU Online (9 Mei 2025) memberitakan imbauan Kepala Seksi Khusus Bir Ali agar jamaah haji lansia dan penyandang disabilitas tetap di dalam bus dan berniat di sana. Menurut narasumber tersebut, niat dari atas kendaraan itu sah dan dibolehkan secara syariat.
Rujukan: NU Online, “Niat Umrah dan Haji”; NU Online, “Cara Niat Ibadah Haji” (13 Agustus 2017); NU Online, “Wajib Umrah, Mulai Ihram dari Miqat sampai Menjauhkan Larangan” (6 Juli 2022); NU Online Jabar, “Mengenal Tempat Miqat dan Larangan Ihram” (10 Juni 2024); NU Online, “Hukum Niat Ihram dan Miqat bagi Wanita Haid atau Nifas” (6 Juni 2024); NU Online, “Niat Badal Umrah” (15 Juli 2019); NU Online, “Tak Perlu Turun, Calon Jamaah Haji Lansia Boleh Niat di Bus saat Miqat di Bir Ali” (9 Mei 2025).
Bersiap Umroh Bersama Elharamain?
Konsultasikan jadwal, rute keberangkatan, dan pilihan paket umroh dengan tim Elharamain melalui WhatsApp.





